Tampilkan postingan dengan label Perangkat KBM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perangkat KBM. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 14 Juli 2018

KURIKULUM 2013 PAUD REV 2018

Kurikulum 2013 PAUD Revisi 2018 untuk komponennya tidak banyak berubah. Hanya dalam pelaksanaannya ditambahkan beberapa substansi, sesuai Kecakapan Abad 21 . Diantaranya adalah

- Penguatan Pendidikan Karakter
- Gerakan Literasi Sekolah
- Penerapan HOTS (Higher Order Thinking Skills) untuk Anak Usia Dini





1. PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER (PPK)

Sesuai dengan arahan khusus presiden dalam Peraturan Presiden No 87/2017 Tentang Penguatan Pendidikan Karakter serta Gerakan Nasional Revolusi Mental, maka Penguatan Pendidikan karakter (PPK)  hadir untuk menyiapkan Geberasi Emas 2045 yang memiliki kecakapan abad 21. Dengan menempatkan kembali Karakter sebagai ruh pendidikan di Indonesia, berdampingan dengan intelektualitas, PPK berperan dalam pembentukan generasi muda yang tangguh, cerdas dan berkarakter.


                                      



Iima Karakter Utama PPK:

- Nasionalis (semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai kebhinekaan)
- Religius ( beriman dan bertakwa, bersih, toleransi, cinta lingkungan)
- Gotong Royong (kerjasama, solidaritas, saling menolong, kekeluargaan, bersahabat/komunikatif)
- Mandiri (kerja keras, kreatif, disiplin, berani, pembelajar)
- Integritas (Kejujuran, Keteladanan, kesantunan, cinta pada kebenaran)


Tidak ada parsialitas dalam penyebutan Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), seperti RPP PPK, RPP Hots, RPP Literasi, dan lain-lain, yang ada adalah RPP Kurikulum 2013.

PPK berbasis kelas adalah lebih pada aksi guru dikelas dalam membentuk karakter, bukan hanya penulisan nilai karakter di kolom RPP, atau di penilaian saja.

Kurikulum 2013 mendukung desain besar Gerakan PPK. PPK memperkuat kurikulum 2013. Namum Kurikulum 2013 tidak sama dengan PPK. PPK lebih luas cakupannya.


Contoh implementasi nilai PPK di TK/PAUD:

- Religius : Berdoa sebelum dan sesudah kegiatan, praktek shalat berjamaah, Jum'at bersih, dll
- Nasionalis: Upacara bendera setiap hari senin, kegiatan membatik sebagai pengenalan budaya
   bangsa, dekorasi kelas dengan tema nasionalisme, Lomba memperingati 17 Agustus, dll
- Gotong Royong : Kegiatan dalam satu tim/kelompok, antri dan bergantian ketika memainkan alat
  permainan, dll
- Kemandirian : Kegiatan Baris sebelum masuk kelas, meletakkan sepatu dan tas pada tempatnya, dll
- Integritas : Kantin kejujuran, Mengangkat tangan ketika ingin bertanya, meminta izin ketika ingin
   ke toilet, dsb.



2. GERAKAN LITERASI 















Implementasi di sekolah:

- Program 15 menit membaca setiap hari, baik itu
  anak yang membaca buku (membaca gambar)      atau guru yang membacakan buku (story 
  telling)
- Mengembangkan sudut baca di sekolah
  (perpustakaan mini di ruang kelas/area lain di
  sekolah
- Pengembangan Perpustakaan sekolah
- Menata kelas yang Kaya Literasi (whole
  language)
- Pelibatan orangtua dan Komite Sekolah dalam
  Gerakan Literasi Sekolah




3. HOTS = Higher Order Thinking Sklills ( Kemampuan Berpikir Aras Tinggi)

Taksonomi Bloom dipandang sebagai sebuah hirarki kegiatan-kegiatan yang bersifat Low Order dan High Order (Berdasarkan McCurry).

HOTS (Higher Order Thingking Skills) adalah bagian atas dari taksonomi Bloom, yaitu dimulai dari C4 (Analisis), C5 (Syntesis) dan C6 (Evaluasi), sedangkan bagian bawahnya adalah LOTS (Lower Order Thingking Skills).

 




     

Untuk tingkat TK/PAUD menggunakan Desain Pembelajaran dengan Pendekatan Saintifik Berbasis HOTS


Pendekatan Saintifik adalah proses pembelajaran yang dirancang sedemikian rupa agar peserta didik secara aktif membangun kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan melalui tahapan mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, menalar, dan mengomunikasikan. Dengan Kata lain, Pendekatan Saintifik melatih anak berfikir ilmiah, dengan melatih keterampilan dasar: Mengamati, Menanya, Mengumpulkan Informasi, Menalar dan Mengomunikasikan.



Contoh pertanyaan HOTS dalam kegiatan Saintifik di TK:




Setelah pendidik mendesain Pembelajaran Saintifik berbasis HOTS di TK, kemudian dapat dituangkan dalam bentuk RPP nantinya.



Jumat, 06 Juli 2018

RPP TK Kelompok B Semester II

Berikut ini adalah contoh RPP di TK Semester II, yang terdiri dari Program Semester, RPPM dan RPPH serta Format Penilaian











RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN HARIAN (RPPH) 
TK NEGERI PEMBINA PROPINSI BANTEN 
SENTRA SENI 



Kelompok Usia : B/ 5-6 Tahun
Semester/Minggu : II/ III (Tiga)
Hari/Tanggal : Senin/ 25 Januari 2018
Waktu :07.30 – 11.00 WIB
Tema/Sub Tema/Sub-sub Tema : Tanaman / Tanaman Sayur / Sawi


KI/KD : 1.1, 2.1,2,2, 2.6, 2.8, 2.10, 2.12., 3.1-4.1, 3.2-4.2, 3.3-4.3, 3.6-4.6, 3.11-4.11, 3.12-4.12, 3.15-4.15

A. TUJUAN

1. Anak mampu mengetahui tanaman sebagai ciptaan Tuhan.
2. Anak mampu berdoa sebelum dan sesudah kegiatan dengan sikap yang benar.
3. Anak mampu mengenal bentuk, warna jenis dan manfaat tanaman sawi dengan baik.
4. Anak mampu bernyanyi dengan baik.
5. Anak mampu membuat karya kreativitas dengan baik.
6. Anak mampu menggunting dan menempel dengan benar.
7. Anak mampu mewarnai gambar dengan rapih.
8. Anak mampu mengenal huruf dengan benar.
9. Anak mampu melompat menggunakan dua kaki dengan benar.
10. Anak mampu bertanggungjawab merapihkan alat bermain dengan benar.
11. Anak mentaati aturan dengan baik

B. INDIKATOR

1. Anak menghargai tanaman sebagai ciptaan Tuhan
2. Anak berdoa sebelum kegiatan
3. Anak berdoa sesudah kegiatan
4. Anak menyebutkan bentuk, warna, jenis dan manfaat tanaman sawi.
5. Anak bernyanyi lagu
6. Anak membuat bentuk lukisan dengan cara mencap
7. Anak membuat karya kreativitas
8. Anak mewarnai gambar sederhana
9. Anak menggunting gambar
10. Anak menempel gambar
11. Anak melompat dengan dua kaki
12. Anak mengenal huruf/kata
13. Anak merapihkan alat bermain yang telah digunakan
14. Anak memiliki sikap mandiri
15. Anak menghargai teman
16. Anak terbiasa mentaati aturan di TK


C. MATERI

Materi Kegiatan:

- Membuat hasil karya kreativitas
- Mewarnai
- Mengenal huruf abjad
- Lagu “Aku suka sawi”
- Melompat dengan dua kaki

Materi yang Masuk dalam Pembiasaan:


- Mengenal tanaman sebagai ciptaan Tuhan
- Cara merapihkan mainan
- Cara bertanya
- Sikap mandiri
- Menghargai teman
- Mengenal aturan di TK masuk SOP Pembukaan
- Doa sebelum dan sesudah belajar SOP Pembukaan dan Penutupan
- Ucapan salam masuk dalam SOP Pembukaan
- Cara mencuci tangan, Doa sebelum dan sesudah makan, masuk SOP Sebelum dan sesudah makan

D. ALAT DAN BAHAN

- Sawi hijau dan sawi putih
- Kartu huruf untuk kegiatan melompat
- Tas kertas (Paper bag), pewarna, bonggol sawi, untuk membuat hiasan di paper bag
- Gunting, lem, gambar sawi untuk, kertas asturo untuk membuat topi hias
- Krayon, gambar sawi, untuk mewarnai gambar sawi.
- Buku cerita “Amanda di kerajaan Sayur dan Buah”

E. LANGKAH KEGIATAN

· Penyambutan Anak
· Baris (15 Menit)
- Motorik Kasar : Melompat dengan dua kaki ke kartu huruf “s-a-w-I” 


· Pembukaan / Pijakan Sebelum Bermain (30 Menit)
- Salam
- Doa sebelum belajar
- Bercakap-cakap tentang tanaman sawi
- Menyanyi lagu “Aku suka sawi”
- Mengenalkan aturan bermain

· Inti / Pijakan Saat Bermain (60 Menit)

- Mengamati
Anak mengamati sawi serta gambar sawi, peralatan dan bahan yang akan digunakan untuk bermain

- Menanya
Anak bertanya tentang benda yang diamatinya atau hal yang ingin diketahuinya

- Menalar
Anak diberi motivasi untuk mengerjakan kegiatan dengan cara yang berbeda.

- Mengomunikasikan
a. Menghias tas kertas (paper bag) dengan cara mencap dengan bonggol sawi.
b. Membuat topi hias dengan cara menggunting dan menempel gambar sawi.
c. Mewarnai gambar sawi


· Recalling / Pijakan Setelah Bermain (15 Menit)
- Merapihkan alat bermain yang telah digunakan
- Mengomunikasikan kegiatan yang telah dilakukan
- Menguatkan konsep yang didapat selama bermain

· Istirahat (30 Menit)
- Berdoa
- Cuci tangan
- Makan
- Bermain bebas

· Penutup (15 Menit)
- Mendengarkan cerita “Amanda di Kerajaan Sayur dan Buah”
- Review kegiatan selama satu hari
- Informasi kegiatan esok hari
- Berdoa, salam, pulang